Senin, 22 Mei 2017
tentang penjagaan diri
MAS GUN! reblogged yaaa. entah ini disebut jawaban dari keresahan hati atau gimana. Pagi ini, momen menemukan tulisan mas gun yg ini bisa ngepas banget, sedetik kemudian setelah aku berpikir pengen menulis sesuatu tentang hal serupa, eh nemu aja tulisan ini. bisa gitu banget yaaa? daaaan, bapernya terus lanjut hahaha gak papa, baper bukan aib kok. toh baper kali ini disponsori oleh baja hati yg semakin menebal, tapi sekitarnya lagi panas. nyaris leleh deeeeh.
sudahlah, mari teguhkan hati. kuatkan diri. jaga iman. pasang tameng. sabaaaaar
source. MASGUN
Senin, 17 April 2017
Refleksi Diri
Kata orang, menjadi baik itu mudah. Lalu kenapa tidak banyak orang baik di dunia ini? Karena ternyata yang sulit itu adalah mempertahankan diri supaya tidak goyah, konsistensinya yang payah.
Kita sebagai manusia sudah fitrahnya menjadi penuntut, tanpa pernah sadar untuk bercermin terlebih dahulu. Inginnya sempurna, padahal kita sendiri tidak punya apa-apa. Terlalu berekspektasi tinggi, tanpa mencoba memperbaiki diri.
Ya, manusia memang terlahir egois. Padahal nyatanya kita hanyalah makhluk kecil bak remahan kismis. Harta, tahta, nafsu dunia lah yang membuat kita kadang lupa, bahwa posisi kita saat ini hanyalah seujung kuku dari seluruh perjalanan yang ada. Seandainya, seluruh manusia, setiap detiknya sadar akan hal ini, maka kedamaian akan terasa diobral, dan bukan jadi barang mahal.
Kita seringkali berlomba-lomba terlihat sempurna di mata dunia, tanpa sadar bahwa kita sedang mengumpulkan catatan buruk di akhirat sana. Perasaan bahagia ini, hanyalah sementara, sekedipan mata.
Dunia, sampai kapan kamu sanggup menghadapi kami yang serakah ini?
Selasa, 04 April 2017
Wadah Kosong
Jika spasi adalah cara terbaik dari penjagaan diri, maka biarkan kita memilih berlari.
Jika jatuh hati menciptakan lubang-lubang dosa pada diri, biarkanlah kita menjadi petarung yg selalu memasang tameng dengan setengah mati.
Karena hati adalah wadah kosong yg hanya mampu menampung satu jenis cinta. Jangan sampai hati ini terpenuhi selain cinta pada-Nya atau cinta karena-Nya.
Selamat menjaga hati, pejuang sejati!
*untuk semua hati yg belum menemukan pengawal pribadi
Sabtu, 10 Desember 2016
SAH !
Senin, 31 Oktober 2016
Mari Bercerita
Setiap kita butuh telinga. Tidak untuk diceramahi atau diberi solusi. Tidak untuk dinasehati atau digurui. Tidak untuk disalahkan ataupun dibenarkan.
Karena setiap kita hanya ingin didengar, menemukan tempat untuk berkeluh kesah, yang meyakinkan diri bahwa cerita ini tidaklah terlalu membosankan dan bodoh untuk ditertawakan.
Siap-siap pasang telinga. Jika sudah, aku akan mulai bercerita.
Jangan tertawa, dengarkan saja. Deal?